Bismillah
ketika tantangan komunikasi produktif ini datang dari kelas bunda sayang saya langsung berfikir. this is ridicolous. haruskah saya merencanakan komunikasi saya ? haruskah saya mencatatnya ?
sejak 3 th lalu mengenal IIP. saya heran kenapa materi komunikasi produktif selalu terlewatkan.
ya. saya mengenal mata kuliah di Institute Ibu Profesional pertama kali melalui webinar waktu itu materinya tentang manajeman waktu yang sedang saya perlukan. dan herannya setiap mengulang saya terlewat terus kelas tentang komunikasi produktif ini. pantas saja saya masih jadi emak galak dan pengomel, ups...
tapi baiklah... bagi saya penganut " tidak ada yang kebetulan" , merasa ini cara yang Alloh tunjukan pada saya untuk mempraktekan niat saya untuk istiqomah. sebagai niat di th 2017.
maka komunikasi pertama kali yang saya sampaikan adalah pada Aa, anak pertama saya.
" Aa, mamah lagi belajar lagi dengan teman-teman . guru mamah ,ibu Septi yang kemarin ketemu Aa di jogja ". Kami memang sempat bertemu sebentar dengan beliau saat mengisi acara IIP jogja, saat itu kami sedang travelling.
" jadi apa PR nya mah?" ..hahaha...Aa sudah menangkap maksud saya.
" kita rajin lagi yuk tiap abis maghib ta`lim lagi. jadi kita akan makan malam sebelum maghrib"
" Oke ma, Aa mau Al-muyassar juga ya "
Toss..kami sepakat
kenapa saya memilih menyampaikan pada anak yang pertama dulu ? karena ketika Aa sudah iya maka adik-adiknya tinggal menuruti, dan papanya luluh juga.
maka saya sampaikan pada suami mengenai rencana kami, menjadikan ba`da maghib sebagai sarana belajar dan naseh menasehati, sekaligus aliran rasa. Suami langsung Yes.
giliran sayalah yang harus mengatur bagaimana agar forum ini berjalan konsisten. dengan merubah waktu makan malam dan mengkondisikan 3 balita saya yang lain.
semoga lancar. Bismilah
#hari1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar