Terlambat NHW, akhirnya menghinggapiku. kenapa ? karena tertegun kelamaan sampe lupa hari. hahahaha.
tertegun karena apa yang menjadi contoh NHW, adalah yang ingin dan sedang saya dan rekan saya kerjakan. Mau ngetik hal yang sama kok berasa nyontek.mencoba memikirkan hal lain,terkait peningkatan perekonomian masyakat dan terbebasnya ibu-ibu dari jeratan renternir ujung ujungnya ya ke jualan makanan juga.
Keyakinan bahwa tak satupun di dunia ini yang kebetulan, mengantarkan saya mendapat Clue dari teh wening , fasilitator karawang dan teh Ai Santiani, fasilitator bandung. bahwa YA GAK PAPA TEH, SAMA JUGA. ya..ya..ya... memang yang dicontohkan itulah yang sedang kami garap.
Ya Minat dan ketertarikan saya memang seputar makanan (baking terutama) dan pakaian
( mengumpulkan model baju, dan meramunya)
Skill yang saya miliki, baking, cooking, designing dan mengumpulkan ide.
Isu Sosial, saya lebih suka menyebutnya problem yang saya alami. anak terbesar saya mulai sekolah dan saya khawatir lihat jajanan di seputar sekolahnya, ngeri liat sosis, yang warna merahnya entah apa, belum lagi baluran sausnya yang merah cerah, msg tiada ampun dalam bubuk bumbu cimol. belum lagi minuman kemasan buatan pabrik yang dijual 1000 perak. itu apa isinya ya?
ketika saya membahasnya dengan sahabat saya ternyata problem di lingkungan beliau pun sama, dan di komplek tempat tinggalnya banyak anak-anak.
maka mulailah saya browsing resep murah, mudah sehat. niat kami anak-anak kami makan cemilan rumah. sisanya ya di jual. saya bagian browsing ide, menyiapkan sedikit modal dan teman saya eksekutornya, itu yang sudah kami lakukan sebagai langkah awal. dibalik impian kami untuk kelak punya "pabrik" homemade food
maka lahirlah risoles mini tanpa msg (murni kaldu rebusan ayam untuk penguat rasa). donat tanpa pengawet dan pengempuk tambahan dan es yoghurt mini. yang semua kami jual 100an di lingkungan sekolah. dan komplek tempat tinggal teman saya. untuk yohurt di sekolah anak saya.
alhamdulillah ternyata Alloh membukakan jalan, karena ternyata di luar sana banyak ibu-ibu yang membutuhkan jajanan anak yang mereka yakin higienisnya. ide semula ingin menyiapkan makanan untuk anak sendiri menjadi berkembang, bahkan kini sudah mulai ada produk nugget homemade.
produk sederhana dibalik cita-cita besar kami. bukankah selalu dibutuh langkah pertama untuk melakukan langkah panjang menuju perubahan besar.
selanjutnya kedepan kami akan berbagi ilmu dengan mengedukasi ibu-ibu mengenai cara mengolah jajanan murah mudah berkualitas, siapa tau nanti terbentuk "kampung jajan", yang bisa menambah penghasilan para ibu di lingkungan sekitar tempat teman saya tinggal hingga mereka terbebas dari jerat renternir.
ijinkan ya Alloh
#NHW9
Tidak ada komentar:
Posting Komentar